Istiqomah
بسم الله الرّحمن الرّحيم
3 Kunci Istiqomah
Ust. Muhammad Nuzul Dzikri
Assalamu'alaikum, hai! Temen-temen pernah ngerasain futur ngga si? Futur itu semacam perasaan malas setelah sebelumnya kita rajin beribadah. Naudzubillah, semoga Allah melindungi kita dari perasaan tersebut, aamiin. Istiqomah itu tenyata berat banget ya, teman-teman? Awal-awal hijrah rasanya semangat menggebu-gebu, tapi setelah dilanda futur kok kayanya berat banget ya buat balik semangat lagi? Nah, di blog kali ini kita akan membahas tentang 3 unsur yang harus dilibatkan atau kunci-kunci keistiqomahan. Karena tidak ada keistiqomahan tanpa 3 unsur berikut ini :
1. Lillah
Lillah artinya untuk Allah. Maksudnya adalah ikhlas, semata-mata hanya karena Allah. "Tidak ada keistiqomahan tanpa keikhlasan." Artinya jika kita ingin istiqomah, kita harus melaksanakan amalan tersebut dengan ikhlas. Dalil;
وَمَآ اُمِرُوْٓا اِلَّا لِيَعْبُدُوا اللّٰهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ەۙ حُنَفَاۤءَ وَيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤْتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيْنُ الْقَيِّمَةِۗ
"Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." [Qs. Al-Bayyinah: 5]
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika engkau jujur pada Allah (ikhlas), maka Allah akan wujudkan cita-citamu."
Jadi, unsur (kunci) pertama dalam istiqomah adalah ikhlas lillahi ta'ala.
2. Billah
Billah maksudnya adalah meminta pertolongan kepada Allah. "Tidak ada istiqomah tanpa meminta pertolongan kepada Allah (istianah)." Artinya jika kita ingin istiqomah, selain ikhlas kita juga harus istianah (meminta pertolongan kepada Allah agar senantiasa istiqamah dalam beribadah dan beramal baik). Dalil;
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ
"Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan." [Qs. Al-Fatihah: 5]
Istianah (meminta pertolongan kepada Allah) artinya kita berserah diri atau bertawakkal kepada Allah.
وَلِلّٰهِ غَيْبُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاِلَيْهِ يُرْجَعُ الْاَمْرُ كُلُّهٗ فَاعْبُدْهُ وَتَوَكَّلْ عَلَيْهِۗ وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ
"Dan milik Allah meliputi rahasia langit dan bumi dan kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Maka sembahlah Dia dan bertawakallah kepada-Nya. Dan Tuhanmu tidak akan lengah terhadap apa yang kamu kerjakan." [Qs.Hud:123]
Jadi, unsur (kunci) kedua agar kita istiqomah adalah istianah, berdoa dan memohon pertolongan-Nya.
3. Fillah
Maksudnya adalah istiqomah itu harus berada di jalan Allah, harus sesuai dengan perintah-Nya. Allah berfirman:
فَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا۟ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
"Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan." [Qs. Hud: 112]
Jadi, unsur (kunci) ketiga istiqomah adalah berada di jalan-Nya, melaksanakan amalan atau ibadah tersebut sesuai dengan perintah dan ketentuan dari-Nya.
Sekarang yuk, kita rangkum! Mari jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
Jika kita ingin istiqomah dalam ketaatan dan melaksanakan amal-amal sholih, kita harus memperhatikan 3 hal yang menjadi unsur atau kunci dari keistiqomahan tersebut, yaitu:
1. Apakah kita sudah melaksanakan amalan tersebut dengan ikhlas? Karena kunci dari keistiqomahan yang pertama adalah Lillahi ta'ala, artinya kita ikhlas melaksanakan amalan sholih tersebut dengan niat yang lurus.
2. Apakah kita sudah beristianah (meminta pertolongan kepada Allah) agar kita dapat terus melaksanakan ibadah atau amal sholih tersebut? Jika kita ingin istiqomah, maka kunci keduanya adalah kita senantiasa meminta pertolongan kepada Allah, agar dapat diberikan kemudahan dan keistiqomahan dalam melaksanakan ibadah tersebut. Libatkan Allah selalu-! Misal kita mau rajin tahajud, maka banyak-banyaklah minta ke Allah agar dibangunkan di sepertiga malam terakhir sehingga kita bisa tahajud.
3. Nah, pertanyaan sekaligus kunci ketiga adalah, apakah kita sudah melaksanakan ibadah tersebut sesuai dengan perintah dan ketentuan dari-Nya? Istiqomah itu harus berada di jalan Allah, bukan suka-suka atau semau (sesuai selera) kita.
Itu dia teman-teman 3 kunci istiqomah yang diringkas berdasarkan video kajian Ust. Muhammad Nuzul Dzikri. Semoga Allah memberikan kita semua keistiqomahan, kekuatan, dan kenikmatan dalam beribadah, aamiin Allahumma aamiin. Sampai berjumpa di blog berikutnya! InsyaaAllah.
**Untuk materi kajian lengkapnya bisa klik link di bawah judul, ya! Selamat menonton. Durasi video kurang dari 10 menit, lho!
Anyway, pembahasan tentang bab istiqomah ini dibuat serial (berturut-turut) dan ada playlistnya jugaa! Jadi, yang kita bahas di epsiode blog kali ini adalah salah satu video dari playlist serial istiqomah kajian Ust. Muhammad Nuzul Dzikri. Cek playlistnya di sini yaa; playlist serial istiqomah
Komentar
Posting Komentar